Sabtu, 14 Juli 2012

salah masuk forum



       PMOI ?? apa sih aku nggak terlalu paham, karena pas ada sosialisasi aku datangnya telat jadinya nggak tau apa-apa, karena ada sedikit kemauwan untuk mau tau akhirnya aku seaching dan sedikit tau. Perhimpunan Mahasiswa Orthopedagogik Indonesia itu kepanjangan dari PMOI, kalau aku ngartiin mentah – mentah PMOI itu komunitas PLB se-Indonesia. 

       Eeemmm, kabarnya kongres PMOI, akan diadakan di Universitas Negeri Yogyakarta. Kata panitia tuan rumah  surat dan Proposal sudah di-emailkan ke masing – masing ketua umumnya. Dan akhirnya dari UNS, yang bisa hadir ada Mas Dimas, Mas Abduh, Mbak iga(2009), Mas Arif (2010), Bahtiar, Dita Ayu, Farida (2011). 

          PMOI dilaksanakan pada 29-1 Juli 2012 di Kaliurang dan UNY.
Hari pertama agenda kita yakni sambutan dari tuan rumah UNY, ke universitas-universitas yang menghadiri kongres. Ada 11 almamater yang terlihat dimata saya, yang jelas pertama UNS dengan Jas biru telur asin, UNP dan UNLAM Jas kuning, UNJ Jas hijau,UNY,UM,UNESA Jas biru pekat, UNM jas orange ,UNINUS Jas merah , dan UPI jasnya rada mirip kayak punyak q hehhee..
Selanjutnya pengisian materi oleh Bp.Edi Purwanta “Pengembangan Profesi Lulusan Pendidikan Luar Biasa”
Sedikit materi yang sempat tercatat

Senin, 30 April 2012

tugas 3 perkembangan peserta didik



1.      Terbentuk suatu konsep kognitif menurut ahli:
Konsep dalam Teori Piaget
Ada beberapa konsep yang perlu dimengerti agar lebih mudah memahami teori perkembangan kognitif atau teori perkembangan Piaget, yaitu:
Ѡ   Intelegensi.
Piaget mengartikan intelegensi secara lebih luas, juga tidak mendefinisikan secara ketat. Ia memberikan definisi umum yang lebih mengungkap orientasi biologis. Menurutnya, intelegensi adalah suatu bentuk ekuilibrium kearah mana semua struktur yang menghasilkan persepsi
, kebiasaan, dan mekanisme sensiomotor diarahkan. (Piaget dalam DR. P. Suparno,2001:19).

Jumat, 27 April 2012

Tugas 4 Perkembangan Peserta Didik


1.       Pengertian Teknik Observasi
Observasi ialah metode atau cara-cara yang menganalisis dan mengadakan pencatatan secara sistematis mengenai tingkah laku dengan melihat atau mengamati individu atau kelompok secara langsung.

2.      Jenis-Jenis Observasi
                    a. Observasi Nonpartisipan
Observasi non-partisipan adalah observasi di mana si penyelidik (observer) tidak ikut serta dalam kegiatan yang dilakukan oleh yang diobservasi. Jadi si penyelidik berlaku sebagai penonton. Kelemahan pokok daripada metoda ini telah apabila yang diobservasi itu tahu bahwa dirinya diobservasi dia akan bertingkah laku tidak wajar (dibuat-buat). Hal yang demikian itu pada umumnya berakar pada dorongan supaya dirinya kelihatan bernilai atau baik.

Minggu, 12 Februari 2012

dunia PLB sangatlah luas

minggu-minggu dipenghujung liburan semester pertama  ini aku,.. masuk dalam perkumpulan komunitas anak-anak tunarungu di daerah surakara. Karena hal ini dapat menunjang perkuliahan saya.. Dan bayak sekali pengetahuan yang aku dapatkan..

Sabtu, 24 Desember 2011

Fasilitas untuk para penyandang tunanetra


Fasilitas untuk para penyandang tunanetra di koridor XI bus Transjakarta dengan jurusan Kampungmelayu - Pulogebang, Selasa (20/12). Saat ini Pemprov DKI Jakarta tengah menyelesaikan penyediaan sarana dan prasarana koridor XI yang rencananya akan diresmikan pada 28 Desember 2011

Senin, 19 Desember 2011

Seputar ASEAN PARAGAMES diSolo Sport For All...



Setingkat dengan SEAGAMES 2011, kemarin yang diadakan diPalembang , kali ini PARA GAMES digelar kurang lebih dua minggu setelah berakhirnya sea games. Yang diadakan tepat dikota kelahiranku diSolo pada 12-22 desember . APG ini diikuti oleh tunadaksa (penyandang cacat mobilitas,diamputasi, dan cerebal palsy), dan tunanetra. Beberapa Negara mengikuti dalam kompetisi ini, Negara – Negara yang turut serta ASEAN- Brunai, Kamboja, Thailand,Timor leste, Laos, Indonesia, Myanmar, Filiphina,Singapura,Vietnam,Malaysia yang tiap-tiap Negara sudah mempersiapkan beberapa atlitnya untuk mewakili negara maing-masing.Selain itu ada beberapa cabamg olah raga yang dapat diikuti yakni : renang, tenis meja, voli duduk, panahan , catur ,bowling,atletik,angkat berat ,tenis kursi roda.

Senin, 12 Desember 2011

SCRREN READER JAWS


SCRREN READER



JAWS kependekan dari Job Access With Speech adalah sebuah pembaca layar (screen reader) merupakan sebuah piranti lunak(software) yang berguna untuk membantu penderita tunanetramenggunakan komputer. JAWS diproduksi oleh the Blind and Low Vision Group (Freedom Scientific) di St. Petersburg, Florida, USA.
JAWS sengaja dibuat untuk penderita tunanetra dan orang-orang yang menderita kelemahan dalam penglihatan [[(low vision)]] sehingga mereka mudah menggunakanMicrosoft Windows secara personal. Dengan alat ini tentunya penderita tunanetra dan penderita lemah daya penglihatan (low vision) mudah mengakses komputer dan bahkan bisa melepaskan ketergantungan pada orang lain dalam menggunakannya. JAWS dirancang sebaik mungkin dengan mempertimbangkan banyak aspek, maka dari itu penting sekali bagi JAWS merancang alat-alat yang memudahkan bagi penderita tunanetra danlow vision.

Senin, 05 Desember 2011

Saksikan 12-22 desember diSolo... ASEAN PARA GAMES 2011...



Setelah kita menyaksikan SEA GAMES diPalembang kemarin,banyak medali-medali yang diraih Indonesia ya walaupun bukan jadi juara pertama, dipertandingan sepak bola kemarin lagi – lagi timnas Indonesia kalah dari timnas Malaysia setelah adu pinalti.
            Yah.. anggap saja,Indonesia belum beruntung tetapi yang bombastis adalah negara kita menjadi tuan rumah 2 acara besar yakni SEA GAMES diPalembang & PARA GAMES dikota solo. Para games merupakan kompetisi dari cabang-cabang olah raga  untuk para penyandang cacat.

Senin, 07 November 2011

MENGUNGKAP KEMAMPUAN ANAK TUNAGRAHITA

Kemampuan anak Tunagrahita dapat diungkap berdasarkan beberapa gejala yang tampak, antara lain :

1. Gejala Fisik Pada Anak Tunagrahita:

a. Tubuh kecil, pendek, kulit dan rambut kasar (cretine)
b. Kepala lebih kecil dari ukuran kepala pada anak umumnya yang seusia
(microcephal)
c. Kepala lebih besar dari ukuran kepala pada anak umumnya yang seusia
(macrocephal/hidrocephal)
d. Mata sipit, hidung pesek, kepala agak kecil, otot tangan lemas, jari tangan
pendek-pendek, lidah tebal, garis-garis tangan tidak jelas, kulit kering dan
sensitive terhadap penyakit kulit (mongoloid/down syndrome)
e. Kelayuan otak sehingga timbul disfungsi otak Cerebral Palsy (CP)

gambar - gambar

 adik-adik di SLB C
Hervin perwakilan dari Jawa Barat

Rabu, 02 November 2011

Asas pengajaran Tunagrahita

Asas keperagaan

          Karena anak tuna grahita sangat lambat daya tangkapnya maka penggunaan alat bantu mengajar sangat bermanfaat. Manfaat penggunaan alat peraga bagi anak tuna grahita yaitu untuk menarik minat anak untuk belajar agar anak tidak cepat bosan karena anak tuna grahita cepat sekali bosan dalam menerima pelajaran,

Penyebab Tunagrahita

Tunagrahita dapat disebabkan oleh beberapa faktor
(Kaplan, 1997) yaitu:
a.       Genetik (kromosom dan bawaan)
1)      Sindroma down (mongoloid) dengan karakteristik mata yang sipit, lipatan epikantus, dan hidung yang pesek. Terdapat persetujuan tentang beberapa faktor penyebab dalam gangguan kromosom, diantaranya yaitu bertambahnya usia ibu, kemungkinan bertambahnya usia ayah, dan radiasi sinar-X. Menurut banyak

Senin, 24 Oktober 2011

Mendukung Prestasi Tunagrahita


Sejatinya di sekeliling kita terdapat sebagian dari sesama yang terpaksa harus menyandang kondisi sebagai tunagrahita. Kondisi ini tentu tidak pernah mereka harapkan terjadi. Namun ketika fakta yang ada membuat mereka mesti menghadapi keadaan tersebut, bukan berarti tak ada masa depan bagi kaum penyandang tunagrahita.

Selasa, 18 Oktober 2011

Special Olympics: Yang Terbatas. .Yang Berprestasi



04 Nov
Membaca artikel di bawah ini, aku merinding sekaligus kagum dengan anak-anak itu. Keterbatasan bukanlah penghalang  buat mereka untuk berprestasi. Bersyukur dan berusaha menjadi lebih berprestasi, aku pasti bisa !!!


       Seorang anak penyandang tuna grahita, Tita, mengikuti festival olahraga gabungan memperingati Hari Eunice Kennedy Shriver (EKS Day) di Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (25/9/2010). Sekitar 400 atlet, pelatih, keluarga, dan pengurus Special Olympics Indonesia (SOIna) mengikuti kegiatan tersebut.

cerita ibu,bertemu tuna grahita sebagai tukang parkir

            Dua minggu lalu, saya pulang ke rumah Mama. Kebetulan susu Qays habis. Uang di dompet tinggal Rp.20.000,00 saja. Akhirnya dari stasiun kereta api Mojokerto saya mampir dulu di ATM terdekat yang kebetulan berada di dalam lingkungan hotel. Ketika saya sampai di ATM antrian sudah panjang. Saya deretan terakhir. Selama menunggu saya tertarik pada tukang parkir hotel yang sedang memberi aba-aba pada salah satu supir.

Jumat, 16 September 2011

KLASIFIKASI TUNAGRAHITA


1. Klasifksi anak tunagrahita
Potensi dan kemampuan setiap anak berbeda-beda demikian juga dengan anak tunagrahita, maka untuk kepentingan pendidikannya, pengelompokkan anak tunagrahita sangat diperlukan. Pengelompokkan itu berdasarkan berat ringannya ketunaan, atas dasar itu anak tungrahita dapat dikelompokkan.
1. Tunagrahita Ringan (Debil)

Sabtu, 27 Agustus 2011

penyandang tunagrahita berprestasi


Julie Raih Perak Dalam Lomba SOIna 2010 
Juliwati Capi, atlet penyandang cacat tuna grahita



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA ---

          Juliwati Capi (18), atlet penyandang cacat tuna grahita asal DKI Jakarta, berhasil meraih medali perak dalam cabang atletik kelas 25 meter dan 50 meter dalam Pornas VI Special Olympics Indonesia (SOina) 2010. Keberhasilan ini menjadikan Juli lebih percaya diri dalam keterbatasannya.