Senin, 19 Desember 2011

Seputar ASEAN PARAGAMES diSolo Sport For All...



Setingkat dengan SEAGAMES 2011, kemarin yang diadakan diPalembang , kali ini PARA GAMES digelar kurang lebih dua minggu setelah berakhirnya sea games. Yang diadakan tepat dikota kelahiranku diSolo pada 12-22 desember . APG ini diikuti oleh tunadaksa (penyandang cacat mobilitas,diamputasi, dan cerebal palsy), dan tunanetra. Beberapa Negara mengikuti dalam kompetisi ini, Negara – Negara yang turut serta ASEAN- Brunai, Kamboja, Thailand,Timor leste, Laos, Indonesia, Myanmar, Filiphina,Singapura,Vietnam,Malaysia yang tiap-tiap Negara sudah mempersiapkan beberapa atlitnya untuk mewakili negara maing-masing.Selain itu ada beberapa cabamg olah raga yang dapat diikuti yakni : renang, tenis meja, voli duduk, panahan , catur ,bowling,atletik,angkat berat ,tenis kursi roda.

            Dalam pengadaan APG , diawali dengan adanya kirap pada hari  Rabu,14-des- kemarin , star dari kota barat menuju balai kota. Para volunteer terlihat disudut-sudut barisan yang  juga turut mendampingi sekaligus menyemarakkan APG.dan diakhir –akhir barisan ada Barongsai yang menghibur para penonton Kami PLB 2011 menyempatkan untuk berhenti diBalai kota untuk sedikit berbincang dengan para atlet Indonesia.
            Selanjutnya acara besar yakni Pembukaan ASEAN PARAGAMES distadion Manahan pada hari Kamisnya, yang tiketnya gratis dan bisa didapatkan di intansi-kalurahan di sekitar Surakarta. Saya dan tema-teman mendapat kesempatan untuk menyaksikan pembukaan secara langsung diManahan . Dan memang tidak jauh beda dan tak kalah indah juga gemerlap  dengan sea games kemarin yang pemukaannya luar biasa.Diawali dngan penampilan marching band uns , lanjut kepengibaran bendera , sambutan – sambutan , perform warna, lalu peserta – peserta APG dan yang menarik kembang api yang gemerlap menyinari seluruh isi stadion dengan settimg lampu yang fantastis.
            Setelah pembukaan sudah dinikmati sekarang sedikit menyinggung tentang pelaksanaan pertandingannya, hari jum’at kemari ada pertandingan Bowling di Bengawan sport center yang kemarin.Bowling merupakan olah raga yang digemari banyak orang,tetapi kali ini bowling akan dilakukan oleh beberapa tunanetra, yakni melakukan olahraga tersebut tanpa penglihatan. Minimnya pengetahuan tentang olahraga ini membuat saya tertarik untuk menonton. Permaianan ini intinya harus menjatuhkan sebanyak-banyak pin yang tersisa. Selanjutnya saya mencari lewat google tentang system permainan yakni untuk setiap game ada 10 frames, dan setiap frame-nya untuk masing-masing pemain mendapat kesempatan bermain sebanyak 2 kali. Setiap pemain diharapkan menjatuhkan sebanyak-banyaknya pin. Jika di kesempatan pertama berhasil menjatuhkan seluruh pin maka disebut STRIKE. Tetapi jika di kesempatan pertama tidak berhasil menjatuhkan seluruh pin, masih diberi kesempatan sekali lagi untuk menjatuhkan sisa pin. Jika pin jatuh semua di kesempatan kedua maka disebut sebagai SPARE. Pemain yang berhasil mendapatkan spare dalam frame ke 10 (final frame) mendapatkan bonus satu kali untuk membidik dengan memperoleh tambahan nilainya. 3 kali strike yang dilakukan pemain secara berturut-turut disebut dengan TURKEY. Setiap orang memiliki cara sendiri-sendiri saat memegang bola, karena ini ajang untuk para disffable ada yang melakukan dengan tangan kiri saat saya melihat kompetisi ini sayangnya bukan jadwalnya Indonesia, jadi tidak bisa mendukung dengan sorakan semanggat. Tetapi intinya olah raga boleh dilakukan oleh semua orang.
            Sudah serasa cukup menyaksikan bowling untuk membuat laporan kami meluncur kediamon untuk menyaksikan tenis kali ini kami menyaksikan perwakilan dari Indonesia. Kemarin Indonesia diwakili oleh mb.Shally melawan perwakilan dari Vietnam diawal Indonesia memimpin tetapi setelah setelah pertandingan berjalan hingga selesai Indonesia kalah atas Vietnam pada pertandingan single women kemarin unruk mb.Shally tetap semangat ya..di bilik sebelah kiri ada juga pertandingan Indonesia vs Thailand dari Negara kita diwakili oleh Mb.Swarti dan memenangkan pertandingan dengan mutlak memenangkan 3 kali berturut – turut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar